Senin 15 April 2019, 19:19 WIB
Hilda Meilisa - detikNews
Surabaya
-
Misteri penyebab tewasnya Budi Hartanto (28),
akhirnya terkuak. Berdasarkan hasil visum, Budi tewas karena kekurangan suplai oksigen ke otak.
Direskrimum Polda Jatim Kombes Gupuh Setiyono mengatakan usai digorok di leher, asupan oksigen dari tubuh ke otak Budi pun mulai menurun.
"Penyebab meninggalnya kekurangan oksigen, kalau dari hasil visum," kata Gupuh saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (14/4/2019).
Sementara Kasubdit III Jatanras Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela menambahkan keterangan pelaku memang sinkron dengan hasil autopsi. Pelaku sempat menggorok kepala mayat dalam koper, lalu korban pun meninggal perlahan karena kehabisan nafas.
"Jadi dia matinya itu terakhir karena dibacok digorok lehernya itu. Itu sesuai dengan autopsi karena penyebab kematian itu karena kekurangan oksigen ke kepala. Itu kan hasil autopsinya sinkron karena pelaku bacok di leher itu," papar Leonard.
Tak hanya itu, Leonard menambahkan sebelum dibacok di leher, korban juga dibacok di tangannya. Terlibat banyak luka tangkisan di tangan korban.
"Ini kan tangannya banyak luka bacok karena dia nangkis. Korban itu dia sudah dibekap sudah ndak ada suaranya, akhirnya dieksekusi," imbuhnya.
Simak Juga 'Pemutilasi Mayat Dalam Koper Menangis: Saya Menyesal':
(hil/fat)
Read More
Tidak ada komentar:
Posting Komentar