Selasa, 16 April 2019

Kembaran Toyota Alphard, Lexus LM Lebih Mewah - Autonet Magz

AutonetMagz.com – Bagi orang Indonesia, ada anggapan bahwa anda belum jadi orang kaya jika belum punya Toyota Alphard di garasinya. Meski ada MPV mewah lain seperti Nissan Elgrand atau Honda Elysion, Toyota Alphard tetap jadi benchmark MPV Borjuis. Saat Alphard mendapatkan generasi kedua, Toyota memberikan kembaran bernama Toyota Vellfire, dan sekarang ada lagi kembaran ketiga Alphard.

Ini dia Lexus LM, dan ini menjadi MPV mewah pertama Lexus. Tidak susah untuk menebak apa kepanjangan dari LM, kemungkinan besar LM artinya “Luxury Minivan” atau “Luxury MPV”, bahkan mungkin jangan-jangan LM itu artinya “Lebih Mewah”. Lexus membuat MPV ini untuk dijual di China dan beberapa negara lain di kawasan Asia, dan jujur saja, kami takkan kaget jika Indonesia kebagian jatah. Iya dong, Lexus LX saja yang notabene hanya Toyota Land Cruiser dimewahkan saja laku, apalagi Alphard dimewahkan.

Sama seperti transformasi Toyota Land Cruiser ke Lexus LX, perubahan Toyota Alphard menjadi Lexus LM sudah termasuk spindle grille extra besar. Jika menurut anda gril BMW X7 itu sudah besar, ini baru namanya gril besar. Lampu depan dibedakan dengan Toyota Alphard, plus ada lampu LED DRL berbentuk centang khas Lexus. Pada bagian samping, dua garis chrome bertemu di pintu geser tengahnya yang sebelumnya bisa disimak di teaser.

Perubahan pada bagian belakang hanya sebatas desain lampu yang lebih melebar dan LED-nya benar-benar menyala penuh sampai ke tengah pintu bagasi, tidak sebatas di pinggir kanan-kiri saja. Lexus tidak terlalu banyak membeberkan detail interior depan, mungkin karena calon pembelinya tidak peduli soal itu. Yang bisa kelihatan adalah setir dan panel instrumen yang mirip kepunyaan Lexus RX300 F Sport, layar head unit baru dan dashboard utama yang Alphard banget.

Perbedaan baru amat sangat terasa saat kita masuk di kabin belakangnya. Sekali membuka pintu geser elektriknya, kita akan disapa dengan kemewahan dan ruang lega ala lounge pribadi mewah. Salah satu resep kelegaan ruang Lexus LM adalah absennya bangku baris ketiga, meski sebenarnya Lexus LM masih menyediakan versi 7 seater jika ada yang butuh. Okelah, tapi siapa sih yang mau banget duduk di baris ketiga? Tempat terbaik mobil ini justru di bangku tengahnya.

Lagipula, Toyota benar-benar menaikkan kelas dan aura Alphard jadi lebih mewah di Lexus LM ini. Ruang depan dan belakang benar-benar disekat dengan layar monitor 26 inci dengan resolusi tinggi, cocok untuk menonton beberapa tayangan di perjalanan. Ada pula slot khusus untuk menyimpan payung dan kulkas yang tersedia sebagai fitur standar, supaya minuman favorit yang dibawa sepanjang jalan bisa dijaga kesegarannya. Blind samping sudah standar, tapi masih manual.

Mengambil ilham dari Lexus LS terbaru, Lexus LM juga punya panel sentuh untuk mengatur banyak hal mulai dari jok, audio, AC bahkan hingga fungsi pijatnya. Semua lapisan kulit di interiornya dipilih dari kulit yang halus dan lembut, sementara jahit-jahitan di tiap panel adalah jahitan asli. Lexus menyebut ornamen silver di Lexus LM sebagai “Gin-Sui-Boku”, yang berasal dari seni “Ink Washing” dari Jepang. Itu adalah seni melukis dengan tinta.

Selain punya fungsi pijat, jok ini punya mode Ottoman yangbisa membuatnya amat sangat rebah dan lengkap dengan sandaran betis. Keunggulansebuah MPV adalah ruangannya yang sudah pasti lega, sehingga pada mode OttomanLexus tidak perlu memajukan bangku depan seperti di Lexus LS. Pemanas danpendingin jok sudah pasti ada, dan duduk manis di atas layar monitornya adalahjam analog kecil. Tidak sekalian dibesarkan saja biar mirip jam dinding dirumah?

Lexus LM diluncurkan dengan 2 varian, ada Lexus LM350 bermesin3.500 cc V6 dan Lexus LM300h dengan mesin 2.500 cc 4 silinder plus baterai danmotor listrik. Seperti yang sudah dibilang di awal, Lexus akan memasarkan LexusLM di China dan beberapa negara lain di Asia. Bagaimana, orang kaya Indonesia,perlukan Alphard versi Lexus ini masuk dan dijual di sini? Sampaikan di kolomkomentar!


Read More

Tidak ada komentar:

Posting Komentar