Senin, 15 April 2019

Apple Investasi Layanan Gim Berlangganan Rp7 Triliun Teknologi • 1 menit yang lalu - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia -

apel

investasi pada layanan gim berbayar mereka adalah Apple Arcade mengumpulkan lebih dari US $ 500 juta atau sekitar Rp7 triliun.

Dilansir 9to5mac , laporan yang pertama kali dirilis oleh The Financial Time mengungkap Apple akan memberikan penawaran kepada para pengembang gim jika mereka memilih untuk merilis gim ekslusif di Apple Arcade.

Semua gim yang ditawarkan di Apple Arcade akan menjadi eksklusif untuk platform seluler dan tidak akan tersedia di Google Play Store. Gim-gim tersebut juga akan dirilis di PlayStation 4, Xbox One, dan Nintendo Switch. Gim Apple Arcade juga tidak akan tersedia di App Store sebagai unduhan terpisah.

Analis HSBC seperti yang diberitakan Tren Digital memprediksi pendapatan Apple Arcade pada 2020 akan mencapai US $ 370 juta atau sekitar Rp5,2 triliun. Pendapatan ini akan meningkat sebesar US $ 2,7 miliar atau Rp38,2 triliun pada 2022.

Dan terus mengingat hingga mencapai US $ 4,5 miliar atau Rp63,7 triliun pada 2024 dengan 29 juta pelanggan yang dibeli di Apple Arcade.

Layanan gim unduhan Apple ini akan menawarkan kepada pelanggan berbagai pilihan permainan yang dapat diunduh dan dimainkan di iOS, Mac, dan Apple TV. Apple berencana meluncurkan Apple Arcade musim gugur ini melalui App Store, dengan berbagai jenis permainan seperti The Pathless, Lebo Brawls, Hot Lava, Oceanhorn 2 dan Beyond a Steel Sky.

Gim yang ada di Apple Arcade tidak memerlukan koneksi internet, kecuali jika pengguna menggunakan mode multiplayer online. Meskipun belum dirilis, analisis akan memperkirakan Apple akan mematok harga sekitar US $ 9,99 atau sekitar Rp140 ribu per bulan. (din / usia)


Read More

Tidak ada komentar:

Posting Komentar